Polda Kalbar Tangkap 6 Tersangka dan Amankan 16 Kilogram Narkoba

- 21 Mei 2024, 15:07 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 16,476 Kilogram dan 925 butir pil Ekstasi, pada Selasa 21 Mei 2024.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 16,476 Kilogram dan 925 butir pil Ekstasi, pada Selasa 21 Mei 2024. /Foto : Humas Polda Kalbar/

KALBAR.PIKIRAN-RAKYAT.COM - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu sebanyak 16,476 Kilogram dan 925 butir pil Ekstasi, pada Selasa 21 Mei 2024.

Pemusnahan kali ini dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, Kasi Narkotika Kejati Kalbar Wilman Ernaldy, Kepala Kantoro Bea Cukai Entikong Novian Dermawan, Asisten Manager PT. Angkasa Pura II Bandara Supadio Fredi, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalbar AKBP Prinanto.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto melalui Direktur reserse narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Thelly Iskandar Muda, mengatakan pengungkapan dan penangkapan terhadap tindak pidana Narkoba kali ini berada di tiga TKP yang berbeda yaitu untuk TKP pertama Bandara Supadio Pontianak, TKP kedua di Jalan Raya Toho, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dan TKP ketiga ditepi jalan Lintas Kalimantan, Kecamatan Balai Karangan, Kabupaten Sanggau.

Baca Juga: DJPb Kalbar Berikan Penghargaan Kepada Polres Kubu Raya

"Total tersangka yang berhasil diamankan sebanyak enam orang, tersangka NS membawa 100,08 gram dan 625 butir pil ekstasi, tersangka RL dan RM membawa empat plastik klip transparan yang berisi 199,21 gram sabu, tersangka RS membawa dua klip plastik transparan berisi 99,08 gram dan satu klip plastik transparan berisi ekstasi dengan jumlah 300, tersangka MR membawa enam bungkus teh bertuliskan GUANYINWANG warna gold yang berisi 6042,09 gram sabu, dan tersangka terakhir yaitu JG membawa 10 bungkus teh bertuliskan GUANYINWANG dan didalamnya berisi sabu sebanyak 10.000 gram sabu," Jelas Kombespol Thelly.

Ia juga menyebutkan bahwa berbagai modus operandi yang digunakan pelaku yaitu memasukan narkotika jenis sabu kedalam celana bagian pinggang, menyimpan didalam satu buah korset untuk mengelabui petugas, serta menyimpan didalam kotak minuman.

"Narkotika ini masuk dari wilayah perbatasan, peran tersangka sebagai kurir, rencana narkotika itu akan di bawa dan diedarkan di Pontianak dan wilayah pulau kalimantan, ada juga yang akan diedarkan di daerah Jawa," ungkapnya.

Baca Juga: Akhirnya, Jasad Presiden Iran Ebrahim Raisi Berhasil Ditemukan dan Dievakuasi

Kombespol Thelly Iskandar juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, dikarenakan narkoba dapat merusak generasi bangsa apalagi indonesia akan memasuki masa bonus demografi.

Halaman:

Editor: Ngadri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah